Pengabdian Muhammadiyah di Masa Pandemi Virus Corona Melalui Inovasi Mahasiswa KKN Muhammadiyah Mengajar 2020 Kelompok 34

0
293
Dok. Kegiatan Mahasiswa KKN Muhammadiyah Mengajar 2020 Kelompok 34

KABARMUH.COM, YOGYAKARTA – Pandemi virus corona di Indonesia belum berakhir. Terus bertambahnya angka yang positif menandakan perjalanan melawan virus corona masih masih terus berlanjut. Bahkan, beberapa negara yang sudah memiliki angka kasus yang terbilang sedikit, seperti Malaysia dan Korea, masih memiliki peluang peningkatan angka kasus positif virus corona. Terlebih lagi di Indonesia, kurva menunjukan angka kasus positif virus corona bukan kian melandai, melainkan meningkat. Sudah sekitar 7 bulanan setelah pemerintah mengumumkan adanya kasus pertama di Indonesia, banyak sekali dampak negatif yang dirasakan akibat pandemi ini. Pemerintahpun tidak bisa bergerak sendiri dalam menghadapi pandemi. Dibutuhkan adanya kerja sama antarpihak, baik organisasi masyarakat, perusahaan-perusahaan, dan juga rakyat untuk sama–sama berjuang melawan penyebaran virus corona di Indonesia.

Lamanya waktu pandemi virus corona yang melanda Indonesia sudah mempengaruhi beberapa aspek kehidupan masyarakat. Corona berdampak terhadap kondisi ekonomi berbagai negara di dunia, ketahanan pangan, dan berbagai aspek penting lainnya. Salah satunya aspek pendidikan. Mulai dari pendidikan dasar, menengah sampai kepada perguruan tinggi di seluruh dunia, tidak memandang sebagus apa sistem pendidikan tersebut. Harvard dan berbagai kampus ternama dunia pun merasakan dampak negatif dari adanya virus corona ini. Apabila direfleksikan dengan kondisi pendidikan di Indonesia, tentu saja saat ini pemberian sarana dan prasarana pendidikan sangat sulit disampakian secara optimal kepada siswa dan juga mahasiswa. Banyaknya sekolah yang masih terkendala dalam fasilitas dan juga kondisi masyarakat yang juga masih banyak dalam rentan kondisi ekonomi menengah ke bawah memaksa kondisi pendidikan di Indonesia menjadi kurang efektif sebelum adanya pandemi ini. Oleh karena itu, dibutuhkannya terobosan dan juga inovasi bagi setiap lembaga pendidikan untuk membantu mengoptimalkan kondisi pendidikan di Indonesia.

Melihat kurang optimal kondisi pendidikan yang menjadi faktor terpenting dalam memajukan sebuah bangsa, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerja sama dengan Muhammadiyah terutama dengan Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah untuk mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah Mengajar. KKN Muhammadiyah Mengajar baru pertama kali dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan mempercepat kualitas pendidikan di Kabupaten Kulon Progo, khususnya di sekolah Muhammadiyah masih membutuhkan dukungan terutama penggunaan media daring pada masa pandemi virus corona ini.. Dengan program yang difasilitasi LP3M serta program-program yang dicetuskan oleh setiap kelompok KKN, diharapkan sekolah Muhammadiyah banyak terbantu serta mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru.

Kelompok 34 KKN Muhammadiyah Mengajar mencoba untuk menciptakan sekolah yang islami berkemajuan. Bukan hanya belajar tentang bagaimana memfasilitasi para siswa selama pandemi, melainkan juga kelompok ini mengajarkan para siswanya untuk berjiwa entrepreneurship yang mampu menciptakan ekonomi kreatif sebagai modal di masa depan dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Kelompok KKN 34 mengajarkan para siswa untuk membuat batik jumputan atau yang dikenal sebagai tayday dengan hasil yang sangat memuaskan.

Dari program KKN Muhammadiyah Mengajar ini UMY dan Muhammadiyah dapat membantu pendidikan Indonesia untuk tetap berprogresif. Di tengah suasana yang sedang tidak stabil ini, dari sector pendidikan para generasi muda dapat memanfaat ilmu dan keterampilannya untuk membantu percepatan pembangunan Indonesia. Gagasan yang dicanangkan oleh UMY dan Muhammadiyah ini tetap menerapkan nilai-nilai taawun bagi negara Indonesia dan masyarakatnya. Semoga pandemi virus corona lekas berakhir dan kita bisa menjalankan aktivitas seperti sediakala.

| Red: SR | Editor: FM |

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here